Festival Tabot datang lagi

,
Sebenarnya apa itu Festival Tabot? diadakan dimana saja? dan kenapa diadakan?

Festival Tabot adalah sebuah acara tahunan yang hanya diadakan di Bengkulu. Setiap tanggal 1-10 Muharram tahun Hijriah.  Acara ini ditujukan untuk memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad saw yang bernama Imam Husein bin Ali bin Abi Thalib.
Setiap tahunnya acara ini diadakan di Kota Bengkulu, tepatnya di depan Balai Raya Semarak Bengkulu (rumah kediaman Gubernur Bengkulu). Sangat banyak aktivitas yang meramaikan kegiatan festival ini, diantaranya pertunjukan seni, pasar, pameran kriya, serta berbagai aneka lomba seperti lomba delman hias, rebana, tari tabot dan acara seni lainnya.

Seperti apakah sistematika Festival Tabot?
Rangkain ritual tabot dapat dibagi menjadi 9 tahap, yaitu :

1. Upacara pengambilan tanah
Upacara ini berlangsung pada pukul 22.00 wib tanggal 1 Muharram. Tanah yang diambil adalah tanah yang  dipercaya mengandung nilai magis. Pengambilan tanah ini hanya dilakukan di dua tempat, yaitu Keramat Tapak Paderi dan Keramat Anggut.

2. Duduk Penja
Penja adalah benda yang berbentuk telapak tangan manusia. Setiap kelompok keturunan tabot memiliki Penja, yang terbuat dari kuningan ataupun tembaga, dan bahkan ada pula yang terbuat dari perak.
Duduk Senja dilakukan di rumah Ketua Keturunan Tabot pada 5 Muharram, tepatnya sore hari.

3. Menjara
Menjara dalam bahasa Bengkulu artinya mengandun (mendatangi kelompok keluarga yang lain). Menjara dilaksanakan pada tanggal 6-7 Muharram dengan mendatangi kediaman keluarga tabot yang lain untuk beruji dol (lomba membunyikan dol). Menjara ini dilakukan setiap malam 6-7 Muharram tepatnya pukul 20.00-24.00 Wib.

4. Meradai
Acara ini adalah acara siang hari yang diperkhususkan untuk anak-anak usia 10-12 tahun. Anak-anak akan dikumpulkan disuatu tempat, dan kemudian akan di beri suatu tugas oleh pengarahnya untuk mereka laksanakan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6 Muharram.

5. Arak Penja
Arak Penja sama dengan arak jari-jari. Arak Penja dimulai pada pukul 19.00-21.00 Wib 7 Muharram. Setiap kelompok keluarga tabot akan mengirimkan perwakilan mereka 10-15 orang setiap kelompok, yang akan mengikuti rute yang sudah ditentukan dan berakhir di depan rumah kediaman Gubernur.

6. Arak Serban
Arah Serban (Sorban) berlangsung pada tanggal 8 Muharram pukul 19.00-21.00 Wib, yang akan dimulai dari start yang sudah ditentukan oleh para ketua keluarga tabot bersama  Pemerindah Daerah. Peserta akan dilengkapi dengan bendera berwarna putih dan hijau/biru yang bertuliskan nama 'Hasan dan Huseien' dalam kaligrafi.

7. GAM
GAM disebut juga dengan masa berkabung. GAM adalah ritual yang terpenting dari 9 ritual tabot dan harus dilaksanakan. GAM berlangsung dari pukul 07.00-16.00 Wib.

8. Arak Gedang
Arak Gendang merupakan prosesi Tabot yang sangat dinanti-nanti oleh seluruh masyarakat Bengkulu. Acara ini berlangsung pada tanggal 9 dan 10 Muharram pada pukul 19.00 Wib, yang akan diawali dengan upacara pelepasan tabot besanding di gerga (markas) masing-masing.
Selanjutnya semua group tabot akan bergerak dari gerga masing-masing yang kemudian akan bertemu dan membentuk pawai akbar (Arak Gedang) di lapangan utama.

9. Tabot Terbuang
Acara ini adalah ritual tabot yang terakhir. Pada pukul 09.00 Wib 10 Muharram semua keluarga tabot akan berkumpul di lapangan merdeka, depan rumah jabatan Gubernur Bengkulu. Semua tabot akan disandingkan oleh masing-masing personil kelompok. Pada pukul 10.00 Wib semua personil akan bergerak menuju pemakaman umum Karabela, yang akan menjadi tempat ritual acara tabot terbuang, tempat ini dipilih karena disana ada Pemakaman Imam Senggolo (Syeikh Burhanuddin) yang merupakan pelopor upacara tabot di Bengkulu. Ketika acara ini selesai, maka berakhir pula ritual Tabot.

Lantas kemana kita akan menghabiskan liburan 1 Muharram kita? Pastinya ke Festival Tabot. Untuk menikmati Indahnya Festival Tabot tidak harus mengikuti seluruh acara ritual Tabot, karena ritual tersebut hanya diwajibkan untuk semua keluarga penyelenggara tabot. Kita bisa mendatangi tempat Festival Tabot dilangsungkan untuk menikmati pertunjukan seni, pasar, pameran kriya, serta berbagai aneka lomba seperti lomba delman hias, rebana, tari tabot dan acara seni lainnya.

Jangan sampai tidak Datang yaaa,,, Festival Tabot tahun ini akan diselenggarakan pada 27 November 2011.

5 comments to “Festival Tabot datang lagi”

  • 26 November 2011 06.42

    kebudayaan asli daerah yang sangat potensial untuk dikembangkan.

    proud of bengkulu!

    delete
  • 26 November 2011 07.04

    bangga menjadi pemuda bengkulu!

    delete
  • 26 November 2011 07.57
    Anonim says:

    kebudayaan Bengkulu itu bagus,hanya saja kurang diperkenalkan di daerah lain.
    tapi setidaknya kita masih menjaga kelestariannya hingga saat ini :)

    delete
  • 27 November 2011 01.30
    kimi says:

    sekarang ini, bukan tabotnya yang menarik perhatian khalayak. tapi, keramaian dan pameran2 yang membludak itu. jadi gimana?

    delete
  • 27 November 2011 03.44

    saya rasa nggak masalah, selagi tidak mengacaukan ritual dari tabot nya sendiri... dan justru dengan keramaian seperti sekarang ini, akan lebih memperkenalkan bahwa Bengkulu memiliki festival yang sangat meriah, yaitu Festival tabot

    delete

Posting Komentar

Komentar anda sangat berarti bagi saya