Rokok part 2 (Iklan Rokok)

,
Akhirnya saya dapat kesempatan lagi untuk menulis part 2 dari artikel Rokok sobat, Kali ini saya akan lebih mengarah kepada iklan, promosi, dan sponsor rokok.

Coba sobat sebutkan slogan iklan rokok! Pasti sobat semua dapat langsung menjawabnya tanpa pikir panjang. Ya iya lah, iklan rokok kan ada dimana-mana! Nah, sekarang coba sobat sebutkan tentang acara-acara yang sponsornya rokok! Pasti sobat semua langsung teriak, konser musik, Spekta Bola! Pernah nggak sobat mikir kenapa sobat dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan mudahnya?

Jawabannya adalah karena sobat semua tanpa disadari dikepung dengan berbagai iklan, promosi dan sponsor rokok dimanapun sobat berada. Penelitian Komnas Anak yang dilakukan bersama Universitas Muhammadiyah membuktikan hampir 100% warga DKI Jakarta melihat iklan rokok ditelevisi, 87% melihat iklan rokok di luar ruang dan 81% remaja pernah mengikuti kegiatan yang disponsori industri rokok. Pemantauan Komnas Anak juga menunjukkan ada 1350 kali acara yang sponsornya adalah rokok dan 10 bulan, dimana kebanyakan para remaja seperti kitalah yang menghadiri acara tersebut. Bahkan, mungkin banyak diantara sobat semua yang pernah punya pengalaman hadir di acara yang disponsori rokok. Ditelevisi juga ada 1846 tayangan televisi yang menampilkan brand dan logo rokok.

Mungkin kita tidak pernah memperhatikan dengan seksama betapa iklan dan promosi rokok ternyata sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Tanpa kita sadari, tidak ada satu ruang pun yang bebas dari iklan rokok.

Pernahkah terfikir bahwa sobat semua (remaja) adalah sasaran empuk industri rokok?
Pasti tidak kan? (kalau iya, lantas kenapa  sobat semua tetap merokok?)
Dikutip dalam Dokumen internal-Phillip Morris, pemilik saham terbesar PT. HM Sampoerna "Remaja hari ini adalah calon pelanggan tetap hari esok karena mayoritas mulai merokok ketika remaja"

 Satu diantara dua perokok meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan tembakau. Lantas industri rokok harus mencari konsumen baru yang akan menggantikan mereka yang telah meniggal dunia atau berhenti merokok. Dan demi mencari pelanggan baru, industri rokok menghabiskan Rp. 1,2 Triliun untuk belanja iklan.

Uang Triliunan itu dibelanjakan industri perokok untuk mengiklankan produknya disegala jenis media! Di media elektronik seperti televisi, radio, dan bahkan internet, dimedia cetak seperti kora dan majalah, di media luar ruang seperti umbul-umbul, dan poster-poster serta stiker-stiker rokok yang ditempel disembarang tempat. Dan semua ini dilakukan demi mengeruk keuntungan yang lebih banyak lagi!

Dari semua iklan-iklan rokok, coba sobat perhatikan, hampir semua slogan-slogannya bertemakan kehidupan remaja bukan? Atau acara-acara yang sponsornya adalah rokok, pasti acara-acara yang banyak digemari remaja bukan? Tepat sekali! Karena memang ini adalah strategi yang dilakukan industri rokok untuk menjerat para remaja, (termasuk sobat-sobat semua lho) menjadi perokok. Jadi uang trliliunan rupiah itu dibelanjakan indsutri rokok dengan maksud supaya sobat-sobat semua menjadi perokok sehingga mereka akan terus mendapatkan keuntungan.

Sekarang sobat-sobat semua sudah sadarkan betapa sobat semua dikepung oleh iklan-iklan dan promosi rokok supaya sobat semua ikut terjerat menjadi perokok.

Pasti sobat semua bertanya-tanya. Apakah di Seluruh Negara iklan, sponsor dan promosi rokok meraja lela seperti ini? ataukan hanya di Indonesia saja? Jawabannya adalah HANYA DI INDONESIA. Sekarang saya punya perbandingan antara Indonesia dengan Thailand dalam sistem promosi rokok.


INDONESIA
THAILAND
Iklan rokok dapat ditemukan dimana-mana
Iklan rokok tidak dapan ditemukan dimanapun
Iklan rokok banyak sekali tanyang di televise
Iklan rokok tidak dapat ditemukan di televise
Terdapat 1350 kegiatan yang disponsori industri rokok dalam 10 bulan (Data Komnas Anak)
Tidak ada satupun kegiatan yang disponsori industri rokok
Remaja melihat iklan rokok dimanapun mereka berada
Remaja tidak pernah melihat iklan rokok karena dilarang
Hampir semua konser-konser musik disponsori industri rokok
Tidak ada konser musik yang disponsori industry rokok
Tidak ada peraturan yang melarang semua jenis iklan, promosi dan sponsor rokok. Hanya ada larangan tayang iklan rokok pada jam 05.00-21.30 di televise.

Ada peraturan yang melarang semua jenis iklan, promosi dan sponsor rokok.
Industri rokok sering membagi-bagikan rokok gratis kepada remaja
Tidak ada praktek pembagian rokok gratis
Hampir semua kegiatan olahraga disponsori industri rokok
Tidak ada kegiatan olahraga yang disponsori industri rokok
Ada 2846 tayangan televisi yang disponsori industri rokok (Data Komnas Anak)
Tidak ada tayangan televisi yang disponsori industry rokok
Kaos, Jaket, topi, paying, tong sampah, tas, pulpen, cangkir bertuliskan merk dan logo rokok
Merek dan logo rokok hanya dapat ditemukan di Bungkus Rokok

9 comments to “Rokok part 2 (Iklan Rokok)”

  • 21 Desember 2011 23.18

    uhtung saya tidak merokok :)

    delete
  • 22 Desember 2011 01.30

    Ia neh sob :(. ane dah kecanduan

    delete
  • 22 Desember 2011 04.21

    @asep : yup,, tindakan yang sangat tepat sob..

    @degansyah : pasti bisa untuk berhenti sob, mari berusaha, sebelum terlambat,, hehe :)

    delete
  • 22 Desember 2011 05.10
    mas debby says:

    Mantap gan??sekalian kunjungan perdana??

    delete
  • 22 Desember 2011 05.42

    waduuuuuh terlambat apa neh?? hehehe. siiip sob ane usahain :D

    delete
  • 22 Desember 2011 05.47

    @mas debby : sip gan,, saya sudah berkunjung balik :)

    @deganshah : haha,, just kidding sob, saya yakin bisa berhnti kok sob :)

    delete
  • 22 Desember 2011 21.09

    ya kurang lebih itulah gambaran tentang hebohnya industri rokok di negeara kita sob, pernah denger juga kalo di negara Malaysia ada rokok yang gambar bungkusnya serem ( tengkorak ) biar yang beli takut, tapi kalo di Indonesia paling cuma ada peringatan "Merokok dapat menyebabkan bla..bla,,,bla..."...

    delete
  • 23 Desember 2011 04.33

    @princess : bener banget, seharusnya negara kita bisa mencontoh negara2 tersebut (Thailand dan Malaysia) dalam hal periklanan rokok,,,

    delete
  • 29 Desember 2011 10.20
    Altebela says:

    Dear friend! Happy New Year to you. - Friendly greetings from Hungary. http://kepmester.silihost.hu/images/640/2606/00000029.jpg

    delete

Posting Komentar

Komentar anda sangat berarti bagi saya